Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

sepeninggal bunda

daduh  gaduh suara ricuh panik pancar dari segala mata jauh-jauh sayup suara tinggi rendah gelegar dayu tangis sesekali mengucap berlinang linang habis lah sudah mengapa? daku tanya bukan siapa itu harap cemas bukan bunda ku mati kaku kaki ku jatuh derai isak gema panjang nyata sudah rupa siapa benar sudah jasad hanya hilang napas, hilang suara aduh hatiku hatiku berduka raya lenyap dia yang dilihatnya

berkisah

Merapat bunyian menusuk hati, Ungkap lidah lidah tiada secercah pikir Kusam senggurat wajah menggusur lengkungan bibir Menyelam pedih menghuni sudah Membuncah duka sebenar apa pun tiada peduli Gores! Habis memborok disana Ya, benar ini luka. Meringkuk perasaan tiada ingin muka muka keji tersebut Lain kisah pula Mendekat peraduan menopang ragu Dengan penggawa tiada luput cindai Singgah inayat lepas belenggu Resah terebah sudah dengan yang damping Tegah pedih dihunian nya