Langsung ke konten utama

berkisah



Merapat bunyian menusuk hati,
Ungkap lidah lidah tiada secercah pikir
Kusam senggurat wajah menggusur lengkungan bibir
Menyelam pedih menghuni sudah
Membuncah duka sebenar apa pun tiada peduli
Gores! Habis memborok disana
Ya, benar ini luka.
Meringkuk perasaan tiada ingin muka muka keji tersebut
Lain kisah pula
Mendekat peraduan menopang ragu
Dengan penggawa tiada luput cindai
Singgah inayat lepas belenggu
Resah terebah sudah dengan yang damping
Tegah pedih dihunian nya



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiada Perlu Bertanya

sembilu dihati bukan suatu apa jikalau kau tahu bingunglah mengapa maka meringkuk batin kecut tawa mu pedih segala singgah dalam hati mengapa bertanya jika tiada tersirat?

sepeninggal bunda

daduh  gaduh suara ricuh panik pancar dari segala mata jauh-jauh sayup suara tinggi rendah gelegar dayu tangis sesekali mengucap berlinang linang habis lah sudah mengapa? daku tanya bukan siapa itu harap cemas bukan bunda ku mati kaku kaki ku jatuh derai isak gema panjang nyata sudah rupa siapa benar sudah jasad hanya hilang napas, hilang suara aduh hatiku hatiku berduka raya lenyap dia yang dilihatnya